RIPA-3
PERNAPASAN MANUSIA DAN
HEWAN
A. Alat Pernapasan Manusia
1. Alat pernapasan manusia adalah
paru-paru.
2. Bernapas adalah menghirup oksigen (O2)
dan mengeluarkan karbondioksida (CO2).
3. Diafragma adalah sekat antara rongga
dada dan rongga perut.
4. Pleura adalah selaput tipis yang
membungkus paru-paru.
5. Bronkus adalah tulang rawan yang
bercabang dua pada tenggorokan.
6. Alveolus adalah gelembung-gelembung
halus di dalam paru-paru, tempat terjadinya pertukaran oksigen dan
karbondioksida.
7. Ada dua jenis pernapasan pada
manusia yaitu pernapasan dada danpernapasan perut. Pernapasan
dada adalah pernapasan dengan menggunakan bantuan gerakan tulang
rusuk. Pernapasan diafragmaadalah pernapasan dengan menggunakan diafragma.
8. Proses bernapas yaitu pada saat kita
menarik napas, udara masuk melalui hidung, didalam hidung terdapat rambut
hidung yang berguna untuk menyaring udara yang masuk kedalam hidung serta
lendir yang berguna untuk menghangatkan dan melembabkan udara serta menahan
kuman yang terhirup agar tidak masuk kedalam paru-paru, kemudian udara masuk
ketenggorokan lalu ke paru-paru. Oksigen akan diserap oleh alveolus, sedangkan
karbondioksida dihembuskan keluar melalui tenggorokan dan hidung.
B. Alat
Pernapasan Hewan
1. Burung
*
Burung
bernapas dengan paru-paru.
*
Berung
mempunyai alat pernapasan yang di sebut pundi-pundi
(kantong) udara, yang berguna untuk menyimpan udara yang digunakan
pada waktu terbang.
*
Proses pernapasan burung : udara
masuk melalui
hidung →tenggorokan → pundi2 udara → paru-paru.
2. Reptil
*
Reptil
bernapas dengan paru-paru.
*
Reptil
yang sering berkubang di air misalnya buaya, lubang hidungnya dapat ditutup
sewaktu menyelam agar air tidak masuk ke dalam paru-paru.
*
Contoh
reptil yaitu ular, buaya, kadal, cicak, dan biawak.
3. Mamalia
*
Mamalia
bernapas dengan paru-paru.
*
Paus
dan lumba-lumba termasuk mamalia yang mempunyai lubang khusus di atas kepalanya
dan pada saat menghirup udara mamalia ini sering muncul ke permukaan air.
4. Ikan
*
Ikan
bernapas dengan insang yang berjumlah 4 pasang.
*
Ikan
memiliki gelembung renang yang berfungsi untuk menyimpan oksigen dan mengatur
gerak naik turun.
*
Labirin
adalah lipatan-lipatan pada insang sebagai alat bantu pernapasan pada saat ikan
berada d lumpur
5. Amfibi
*
Katak
disebut hewan amfibi karena dapat hidup di dua alam yaitu di darat dan di air.
*
Tahap
perkembangan katak yaitu telur, berudu (hidup di air), katak muda, dan katak
dewasa (hidup di darat).
*
Berudu
bernapas dengan insang.
*
Katak
dewasa bernapas dengan paru-paru dan juga dengan kulit, oleh karena itu kulit
katak selalu kelihatan basah, guna untuk mengikat oksigen.
6. Serangga
*
Serangga
bernapas dengan trakea.
*
Trakea
adalah pembuluh-pembuluh halus yang bercabang di seluruh bagian tubuh serangga
dan bermuara pada stigma.
*
Stigma
adalah lubang (corong) yang berfungsi sebagai jalan keluar masuknya udara yang
terletak di kanan dan kiri tubuh serangga.
Contoh
serangga adalah nyamuk, belalang, lalat, rayap dan kupu-kupu.
7. Cacing
*
Cacing
bernapas menggunakan permukaan kulit.
*
Oksigen
masuk ke dalam tubuh cacing melaui permukaan kulit tubuhnya yang basah.
C. Hal-hal yang Mengganggu Alat
Pernapasan Manusia
1. Udara tercemar
*
Pencemaran
udara dapat berupa debu, asap dan bau tidak sedap.
*
Asap
pada kendaraan bermotor mengandung racun berbahaya yaitu karbon monoksida.
*
Asap
rokok mengandung nikotin yang mengganggu kesehatan alat pernapasan.
2. Kuman Penyakit
*
Influenza
*
Influenza
ditularkan oleh kuman melalui udara pada saat penderita bersin atau batuk.
*
Gejala-gejala
influenza, yaitu :
*
Tubuh
mengalami demam, sakit kepala dan nyeri otot.
*
Tenggorokan
terasa sakit, batuk-batuk dan hidung berair.
*
Pencegahan
influenza yaitu pada saat tubuh merasa tidak nyaman, minumlah air sebanyak-banyaknya
dam minum vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
*
Pneumonia
*
Pnemonia
adalah penyakit radang paru-paru yang menyerang tiba-tiba dan cepat menjadi
parah.
*
Gejala-gejala
pneumonia, yaitu :
*
Penderita
sulit bernapas dengan nyaman.
*
Timbul
batuk yang disertai darah atau lendir kuning kehijauan.
*
Dada
terasa nyeri.
*
Tuberkulosis
( TBC )
*
Gejala-gejala tuberkulosis,
yaitu :
*
Mudah
letih, bahkan saat tidak bekerja.
*
Berat
badan terus menurun.
*
Batuk
berdahak disertai darah.
*
Nyeri
di dada.
*
Sering
mengalami demam saat petang hari.
*
Tubuh
agak melengkung dan bahu agak naik.
D. Memelihara Kesehatan Alat Pernapasan
1. Makan makanan bergizi.
2. Berolahraga
teratur.
3. Menjaga
kebersihan.
4. Menjauhi asap rokok.
ALAT PENCERNAAN MAKANAN
PADA MANUSIA
A. Percernaan Makanan
1. Pencernaan adalah proses melumatkan
makanan yang kasar menjadi halus.
2. Ada dua jenis proses pencernaan
makanan dalam tubuh, yaitu :
3. Pencernaan makanan secara mekanis,
terjadi di dalam mulut. Makanan dilumat oleh gigi sampai hancur sehingga mudah
ditelan.
4. Pencernaan makanan secara kimia,
dilakukan oleh enzim yang bertujuan untuk mengubah zat-zat makanan sehingga
mudah diserap oleh tubuh.
5. Tugas alat pencernaan makanan ialah
:
*
Menghancurkan
makanan menjadi bentuk yang halus.
*
Menyerap
zat-zat makanan yang larut sehingga masuk ke dalam darah.
*
Mengelurakan
zat-zat yang tidak dapat dicerna dari tubuh.
B. Susunan Alat Pencernaan
1. Rongga Mulut
2. Di dalam rongga mulut terdapat gigi,
lidah dan air ludah/liur.
3. Sesuai dengan fungsinya ada 3 (tiga)
macam gigi, yaitu :
*
Gigi
seri berfungsi memotong makanan, bentuknya seperti mata kapak.
*
Gigi
taring berfungsi merobek/mengoyak makanan, bentuknya runcing.
*
Gigi
geraham berfungsi menggilas makanan, bentuknya lebar dan bergelombang.
*
Gigi
orang dewasa berjumlah 32 buah, gigi anak-anak berjumlah 20 buah.
*
Di
mulut makan di kunyah antara 20 sampai 30 kunyahan, tergantung jenis
makanannya.
4. Lidah berfungsi untuk mengatur letak
makanan pada waktu mengunyah, membantu menelan makanan dan mengecap rasa
makanan.
5. Bagian-bagian lidah, yaitu :
*
Bagian depan lidah untuk
mengecap rasa manis.
*
Bagian
pinggir lidah untuk mengecap rasa asin dan asam.
*
Bagian
belakang lidah untuk mengecap rasa pahit.
6. Di mulut terdapat terdapat 2 (dua)
kelenjar ludah, yaitu :
*
Kelenjar
ludah bawah terdapat di bagian bawah lidah.
*
Kelenjar
ludah atas terdapat di belakang telinga.
*
Kelenjar
ludah menghasilkan air ludah dan enzim amilase (ptialin).
*
Enzim
amilase berfungsi mengubah zat tepung (amilum) menjadi zat gula. Itulah
sebabnya mengapa nasi (mengandung amilum) yang kita kunyah lama kelamaan terasa
manis.
7. Kerongkongan
*
Di
dalam kerongkongan terjadi gerak peristaltik, yaitu gerakan meremas-remas yang
dilakukan oleh dinding kerongkongan.
*
Gerakakn
ini mengakibatkan makanan terdorong masuk ke lambung.
8. Lambung
*
Di
dalam lambung makan dilumat dengan bermacam-macam getah lambung yang berguna
untuk memecahkan makanan agar mudah diserap oleh pembuluh daran dan membunuh
kuman yang terbawa oleh makanan.
*
Getah
lambung menghasilkan enzim sebagai berikut :
*
Enzim
pepsin, untuk mengubah protein menjdi pepton.
*
Enzim
renin, untuk menendapkan protein susu menjadi kasein.
*
Asam klorida, untuk membunuh
kuman dan mengasamkan makanan.
9. Usus dua belas jari
*
Makanan
di dalam usus dua belas jari dicerna lagi dengan bantuan getah pankreas dan getah empedu.
*
Getah
pankreas dihasilkan oleh kelenjar pankreas, yang berguna untuk memecahkan
berbagai zat makanan.
*
Getah
pankreas mengandung enzim-enzim sebagai berikut :
*
Enzim
amilase, untuk mengubah zat tepung menjadi zat gula.
*
Enzim
tripsin, untuk mengubah protein menjadi asam amino.
*
Enzim lipase, untuk mengubah
lemak menjadi asam lemak.
*
Getah
empedu dihasilkan oleh hati, yang berguna untuk mencerna lemak.
10. Usus halus
*
Di
dalam usus halus terjadi penyerapan sari makanan.
11. Usus besar
*
Di
dalam usus besar hanya terjadi penyerapan air.
C. Penyakit Alat Pencernaan
1. Diare
*
Diare
terjadi jika penderita mengalami buang air besar yang encer dan terjadi lebih
dari 4 kali sehari.
*
Penyebab
diare yaitu kebersihan makanan yang buruk, alergi tehadap makanan dan terlalu
banyak makan makanan yang asam dan pedas.
2. Maag
*
Gejala-gejala
maag antara lain :
*
Perut
terasa nyeri dan mulas jika terlambat makan.
*
Saat
makan perut terasa sakit, kadang terasa mual dan muntuh.
*
Diare
timbul karena produksi asam klorida yang berlebihan
3. Radang usus buntu
*
Gejala-gejala
usus buntu antara lain :
*
Perut
bagian kanan terasa sangat nyeri.
*
Perut terasa mual disertai
muntuh, kadang mencret.
*
Tubuh
mengalami demam.
4. Tifus
*
Gejala-gejala
tifus antara lain :
*
Tubuh
menggigil, lemah disertai mual.
*
Akibat
demam tinggi penderita dapat mengigau.
*
Punggung
terasa sakit kadang disertai mencret atau sembelit.
D. Memelihara Kesehatan Alat Pencernaan
1. Makan makanan bergizi secara
bervariasi dan tidak berlebihan.
2. Usahakan melaksanakan pola makan
teratur.
3. Makanlah dengan tenang, jangan
terlalu cepat dan kunyahlah makanan hingga benar-benar lumat.
4. Kebersihan makanan dan peralatan
makan harus selalu dijaga.
E. Hubungan Makanan dengan Kesehatan
1. Funsi makanan adalah untuk kesehatan
tubuh, tumbuh dan berkembang serta mengganti bagian tubuh yang rusak.
2. Makanan yang bergizi mengandung
zat-zat yang diperlukan oleh tubuh yaitu :
3. Karbohidrat, untuk sumber tenaga dan
mempertahankan suhu tubuh. Karbohidrat terdapat pada makanan gandum, beras,
jagung, sagu dan ketela pohon.
4. Protein berguna sebagai zat
pembangun tubuh dan pengganti sel-sel tubuh yang rusak. Protein disebut
juga zat putih telur. Protein yang berasal dari tumbuhan
disebut protein nabati, misalnya kacang-kacangan, jagung, tempe, tahu
dan sayur-sayuran berwarna hiaju. Protein yang berasal dari hewan
disebut protein hewani, misalnya susu, hati, ayam, ikan, udang, daging dan
keju.
5. Lemak merupakan sumber zat
tenaga cadangan dalam tubuh. Berdasarkan sumbernya lemak ada dua macam yaitu
lemak nabati dan lemak hewani. Lemak nabati berasal dari
tumbuh-tumbuhan, misalnya kelapa, margarin, kacang tanah, kemiri,
dan buah avokad.Lemak hewani berasal dari hewan, misalnya daging, minyak
ikan, susu, keju, mentega dan gajih.
6. Air berguna untuk melarutkan
zat-zat makanan, memperlancar pencernaan makanan dan mengatur suhu tubuh. Pada
kondisi normal, tubuh kita membutuhkan minimal 2½ liter air setiap hari.
Orang yang kekurangan air dapat mengalami dehidrasi (kekurangan cairan tubuh).
7. Mineral berfungsi sbg zat
pembangun & pengatur.Mineral yang diperlukan dalam tubuh kita antaralain:
8. Zat kapur/kalsium, untuk pembentukan
tulang dan gigi, biasanya terkandung dalam susu,ikan&telur
9. Zat besi, untuk pembentukan sel-sel
darah merah, biasanya terkandung dalam daging, hati, kedelai dan sayur-sayuran.
10. Fosfor, berguna untuk pembentukan
sel-sel dalam tubuh, biasanya terkandung dalam daging, susu, biji-bijian dan
sayur-sayuran.
11. Yodium, berguna untuk mencegah
penyakit gondok, biasanya terkandung dalam garam beryodium dan ikan laut.
12. Vitamin berfungsi sebagai zat
pengatur dan pelindung tubuh yang mencegah timbulnya penyakit. Kekurangan
vitamin di dalam tubuh disebut avitaminosis. Macam-macam vitamin
yaitu :
13. Vitamin A, terdapat di wortel,
pisang, pepaya, apel, sayur-sayuran segar dan minyak ikan. Kekurangan vitamin A
menyebabkan penyakit mata dan kulit menjadi kusam/kering.
14. Vitamin B, terdapat di beras tumbuk,
jagung, kacang hijau dan beras merah. Kekurangan vitamin B menyebabkan penyakit
beri-beri.
15. Vitamin C, terdapat dalam
buah-buahan yang berwarna kuning kemerahan seperti tomat, mangga, belimbing,
jeruk dan sayuran segar. Kekurangan vitamin C menyebabkan penyakit gusi
berdarah, sariawan dan bibir pecah-pecah.
16. Vitamin D, terdapat di susu dan
minyak ikan. Kekurangan vitamin D menyebabkan mudah terserang penyakit tulang
(rakhitis).
17. Vitamin E, terdapat di kecambah,
susu dan minyak kelapa. Kekurangan vitamin E menyebabkan kemandulan.
18. Vitamin K, terdapat di sayur-sayuran,
kacang-kacangan, biji-bijian dan hati. Kekurangan vitamin K menyebabkan darah
pada luka suka sukar
membeku.
F. Makanan
Bergizi Seimbang
1. Makanan yang bergizi seimbang adalah
makanan yang mengandung semua zat gizi yang diperlukan oleh tubuh dan jumlahnya
memadai.
2. Penyakit akibat salah takaran gizi
di sebut malnutrisi.
3. Gangguan akibat Kekurangan Kalori
dan Protein di kenal dengan sebutan KKP (busung lapar).
4. Menu makanan bergizi seimbang
disajikan dalam menu empat sehat lima sempurna, yaitu :
5. Makanan pokok (nasi, jagung,
singkong, roti dan sagu)
6. Lauk pauk (daging, telur, ikan tahu
dan tempe)
7. Sayuran (bayam, kangkung dan buncis)
8. Buah-buahan (apel, mangga, pisang
dan jeruk)
9. Susu
G. Mengolah
Bahan Makanan Dengan Benar
1. Kita harus memperhatikan kebersihan
makanan agar tidak mudah terserang penyakit.
2. Pengolahan makanan seperti sayuran,
daging atau ikan harus dicuci dulu sebelum dimasak. Jangan memotong bahan-bahan
itu sebelum dicuci bersih karena jika memotong bahan-bahan itu dan kemudian
mencucinya maka kan banyak zat gizi yang terbuang.
3. Sayuran jangan dimasak terlalu
matang karena dapat merusak zat gizi. Sebaliknya, daging harus dimasak sampai
matang karena kuman penyakit masih dapat hidup dalam daging yang dimasak tidak
matang.
ALAT PEREDARAN MANUSIA
A. Jantung
1. Jantung berfungsi sebagai pemompa
darah keseluruh tubuh.
2. Jantung terletak di rongga dada
sebelah kiri.
3. Ukuran jantung orang dewasa kurang
lebih sekepalan tangan pemiliknya, berat jantung kurang lebih 300 gr.
4. Otot-otot jantung
disebut miokardia.
5. Jantung terbungkus oleh selaput
tipis yang disebut perikardium.
6. Jantung terdiri atas empat ruang
yaitu serambi kiri, serambi kanan, bilik kiri dan bilik kanan.
7. Otot dinding jantung bagian bilik
lebih tebal daripada bagian serambi karena kerja bilik lebih berat, yaitu
memompa dara ke seluruh tubuh.
8. Antara serambi dan bilik dibatasi
oleh katup yang berfungsi untuk mencegah bercampurnya darah yang mnegandung
banyak oksigen dan karbondiaksida.
B. Pembuluh
Darah
1. Darah adalah bagian tubuh yang
berfungsi mengangkut dan mengedarkan oksigen dan sari makanan.
2. Pembuluh darah adalah saluran yang
berfungsi sebagai tempat mengalirnya darah dari seluruh tubuh menuju kejantung
atau sebaliknya
3. Berdasarkan arah aliran darah,
pembuluh dara dibedakan menjadi dua macam, yaitu :
4. Pembuluh nadi/arteri, yaitu pembuluh
yang membawa darah kaya oksigen dari jantung menuju ke seluruh tubuh. Pembuluh
nadi yang terbesar disebut aorta.
5. Pembuluh balik/vena, yaitu pembuluh
darah yang membawa darah kaya karbondioksida dari seluruh tubuh menuju jantung.
Pembuluh balik yg terbesar yaitu pembuluh balik atas dan pembuluh balik kanan
6. Ciri – ciri serta perbedaan pembuluh nadi/arteri dengan pembuluh balik/vena, yaitu :
*
Pembuluh
nadi (arteri) Tempatnya agak ke dalam (tersembunyi) sedangkan pembuluh balik
(vena) Tempatnya dekat permukaan tubuh (tampak
kebiru-biruan)
*
Pembuluh
nadi (arteri) Dinding pembuluh tebal, kuat, elastis sedangkan pembuluh balik
(vena) Dinding pembuluh tipis, tidak
elastis
*
Pembuluh
nadi (arteri) Aliran darah berasal dari jantung sedangkan pembuluh balik (vena) Aliran darah menuju jantung
*
Pembuluh
nadi (arteri) Denyut terasa sedangkan pembuluh balik (vena) Denyut tidak terasa
*
Pembuluh
nadi (arteri) Katup hanya di satu tempat dekat jantung sedangkan pembuluh balik
(vena) Katup terdapat di sepanjang pembuluh
*
Pembuluh
nadi (arteri) Jika terjadi luka, darah memncar sedangkan pembuluh balik (vena) Jika terjadi luka, darah tidak
memancar
*
Pembuluh
nadi (arteri) Membawa darah bersih sedangkan pembuluh balik (vena) Membawa darah kotor
C. Proses Peredaran Darah Manusia
1. Peredaran darah ada dua jenis yaitu
:
2. Peredaran darah besar adalah
peredaran darah dari jantung keseluruh tubuh dan kembali ke jantung.
3. Peredaran darah kecil adalah
peredaran darah dari jantung ke paru-paru kembali ke jantung.
4. Keadaan jantung pada saat memompa
darah (kontraksi) adalah menguncup, sedangkan saat tidak memompa darah
(relaksasi) adalah mengembang, sehingga mnegakibatkan darah mengalir keluar dan
masuk jantung.
5. Kontraksi dan relaksasi pada jantung
mengakibatkan jantung berdenyut yang di kenal dengan denyut nadi.
6. Pada anak-anak, jumlah denyut nadi
berkisar antara 90 sampai 100 denyut setiap menit.
7. Pada orang dewasa, jumlah denyut
nadi berkisar 70 sampai 80 denyut setiap menit.
8. Kita dapat merasakan denyut nadi
dengan alat yang disebut stetoskop.
9. Para dokter memeriksa denyut jantung
secara detail dengan menggunakan alat yang disebut elektrokardiograf. Alat
ini menghasilkan grafik hasil pencatatn denyut jantung yang
disebut elektrokardiogram.
D. Penyakit yang Menyerang Darah dan Alat Peredaran Darah
1. Anemia (kekurangan sel darah)
2. Penyebabnya : Pendarahan akibat
kecelakaan, kekurangan zat besi, akibat penyaki lain seperti kanker tulang
ataupun infeksi.
3. Gejalanya : tubuh merasa lemah dan
cepat lelah, kadang tubuh mngalami kesemutan dan jantung berdebar-debar.
4. Leukimia (kanker darah), adalah
penyakit yang terjadi karena produksi sel darah putih yang terlalu banyak.
Gejalanya : rasa lelah, lemah dan kurang nafsu makan, lama kelamaan timbul
nyeri tulang dan terjadi pendarahan di kulit dan di bagian tubuh lain.
5. Hipertensi (tekanan darah tinggi),
Penyakit yang ditunjukkan dengan tingginya tekanan darah bila diukur dengan
alat pengukur tekanan darah yaitu Tensimeter. Gejalanya : terasa nyeri di
kepala, jantung berdebar-debar, sesak napas saat melakukan pekerjaan berat dan
badan lemah.
6. Wasir (ambeyen), yaitu pelebaran pada
pembuluh darah dekat anus yang disebabkan karena duduk lama.
7. Varises, yaitu
pembesaran/pembengkakan pembuluh darah balik dibagian kaki.
8. Hemofilia, yaitu darah sukar
membeku saat luka.
9. Penyakit jantung bawaan.yaitu
kelainan pada jantung sejak lahir sehingga darah dari serambi kiri mengalir ke
serambi kanan.
10. Pembuluh nadi
mengeras, Penyebabnya : kelebihan zat kapur, lemak, kolesterol, dan gula
dalam tubuh.
E. Cara
Memelihara Kesehatan Alat Peredaran Darah
1. Olahraga yang teratur.
2. Tidak memakan makanan yang berlemak.
3. Istirahat yang cukup.
4. Makan makanan yang bergizi.
TUMBUHAN HIJAU
A. Tumbuhan
Membuat Makanannya Sendiri
1. Tumbuhan yang berklorofil dapat
membuat makanannya sendiri.
2. Bulu akar, adalah bagian ujung
akar yang digunakan tumbuhan untuk menyerap sari-sari makanan dari dalam tanah.
3. Klorofil adalah zat warna hijau
pada daun yang digunakan untuk mengolah makanan/fotosintesis.
4. Kloropas yaitu butiran-butiran
hijau daun yang berbentuk bulat sebagai tempat zat hijau daun.
5. Stomata (mulut daun), adalah
lubang-lubang kecil yang terdapat dipermukaan daun bagian bawah yang digunakan
untuk menyerap dan mengeluarkan oksigen (O2) dan karbondiaksi (CO2)
6. Fotosintesis, adalah proses
pengubahan air (H2O) dan zat arang (CO2) dengan bantuan sinar matahari menjadi
karbohidrat dan oksigen.
7. Fotosintesis terjadi pada siang
hari.
8. Proses fotosintesis sebagai berikut
:
9. Respirasi (pernapasan) adalah proses
reaksi antara oksigen dengan karbohidrat hasil dari fotosintesis yang
menghasilkan energi untuk tumbuh dan berkembang, air, serta karbondioksida
(CO2).
10. Respirasi terjadi pada waktu siang
dan malam.
B. Makanan
Hasil Fotosintesis Disimpan sebagai Makanan Cadangan
1. Tumbuhan yang menyimpan makanan
cadangan di dalam umbi, contohnya kentang, wortel, talas, singkong, bawang
merah dan ubi jalar.
2. Tumbuhan yang menyimpan makanan
cadangan di dalam buah, contohnya avokad, mangga, jeruk, apel, nanas, pisang,
pepaya, durian dan anggur.
3. Tumbuhan yang menyimpan makanan
cadangan di dalam biji, contohnya kacang tanah, kacang kedelai, kacang merah
dan kacang hijau.
4. Tumbuhan yang menyimpan makanan
cadangan di dalam batang, contohnya tebu dan sagu.
C. Tumbuhan
Hijau sebagai Sumber Energi
1. Tumbuhan bermanfaat sebagai :
2. Sumber makanan.
3. Bagian-bagian tumbuhan yang biasa
dimamfaat sebagai bahan makanan adalah :
*
Akar,
contohnya wortel, lobak, kentang dan singkong.
*
Tunas,
contohnya rebung (tunas bambu) dan kecambah kacang hijau (taoge).
*
Batang,
contohnya tebu dan sagu.
*
Batang
dan daun, contohnya kangkung, bayam, selada, katuk, sawi dan daun kol.
*
Bunga,
contohnya kembang kol dan brokoli.
*
Buah,
contohnya jeruk, pisang, terong, pepaya, apel, labu siam, dan timun.
*
Biji,
contohnya beras, jagung, gandum, kacang kedelai dan kacang tanah.
4. Bahan penyedap rasa, misalnya
gula pasir (dari tebu yang digunakan sebagai pemanis), merica, pala, cengkeh,
kunyit, jahe, bawang merah dan bawang putih (sebagai bumbu masakan).
5. Bahan obat-obatan, misalnya obat
penyakit malaria (pil kina) terbuat dari kulit pohon kina, membuat jamu dengan
kencur, kunyit, temulawak dan kapulaga.
6. Bahan sandang, misalnya kain katun
yang dibuat dari serat yang diambil dari tanaman kapas, kemudian serat itu
dipintal menjadi benang dan benang tersebut ditenun sehingga menghasilkan kain.
7. Bahan peralatan rumah tangga,
misalnya daun pintu, kusen, patung ukiran, meja, dan kursi.
8. Hewan juga mendapat sumber energi
dari tumbuhan hijau, secara tidak langsung hewan yang termasuk dalam
golongan herbivora (hewan pemakan tumbuhan), karnivora (hewan
pemakan daging) dan omnivora(hewan pemakan daging dan tumbuhan) saling
memiliki ketergantungan.
PENYESUAIAN MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGANNYA
A. Hewan Menyesuaikan Diri untuk
Memperoleh Makanan
1. Serangga
2. Kupu-kupu.Mulut kupu-kupu mempunyai
alat penghisap yang disebutmulut pengisap yang digunakan untuk menghisap
sari madu (nektar) pada bunga.
3. Bentuk alat pengisap ini menyerupai
belalai yang dapat digulung dan dijulurkan.
4. Nyamuk, mempunyai
bentuk mulut penusuk dan pengisapsehingga dapat mengisap darah manusia.
5. Lebah, mempunyai
bentuk mulut penjilat. Mulut ini mempunyau lidah yang panjang dan
berguna untuk menjilat makanan yang berupa nektar pada bunga.
6. Lalat, mempunyai alat penyerap
pada mulutnya yang mirip spons (gabus) yang digunakan untuk menyerap makanan
yang berupa cairan.
7. Unta, bertempat tinggal di
padang pasir yang kering dan gersang.
8. Pada saat minum, unta meneguk air
dalam jumlah yang sangat banyak dan air tersebut disimpan dalam punuk sehingga
unta dapat bertahan hidup tanpa minum air dalam waktu lama.
9. Burung
*
Burung
pipit mempunyai paruh pendek dan kuat untuk memakan biji-bijian.
*
Burung
elang mempunyai paruh kuat, tajam dan melengkung pada bagian ujungnya yang
berguna untuk mencabik mangsanya berupa daging.
*
Bebek
mempunyai paruh yang berbentuk seperti sudu untuk mencari makanan di tempat
becek, berlumpur atau di air.
*
Burung
pelatuk mempunyai paruh yang panjang, kuat dan runcing yang digunakan untuk
mencari serangga yang biasanya bersembunyi di kulit pohon, dalam lubang pohon
atau batang pohon yang lapuk
*
Burung
kolibri mempunyai paruh yang panjang dan runcing yang memudahkan kolibri
mengisap nektar.
*
Burung
pelikan mempunyai paruh yang berkantong untuk mengambil ikan dari air.
*
Burung
kakaktua kakinya digunakan untuk memegang makakan.
*
Kaki
ayam digunakan untuk mengais makanan.
*
Burung
elang kakinya digunakan untuk mencekram mangsanya.
*
Burung
pipit kakinya digunakan untuk bertengger.
*
Kaki
itik dan pelikan berselaput sehingga cocok untuk berenang di air.
*
Burung
pelatuk suka memanjat karena bentuk kakinya sesuai untuk memanjat.
B. Penyesuaian Hewan untuk Melindungi
Diri dari Musuh
1. Cicak dan Kadal, dapat memutuskan
ekornya untuk mengelabui musuh yang menyerangnya.
*
Bagian
ekor yang putus dapat bergerak-gerak sehingga mengalihkan perhatian musuhnya
*
Ekornya
yang telah putus dapat tumbuh kembali tetapi tidak sepanjang ekor
semula.
2. Bunglon, dapat mengubah warna
kulit sesuai dengan warna yang ditempatinya, berguna untuk mengelabui musuh.
Tindakan hewan mengubah warna kulitnya untuk melindungi diri
disebut mimikri.
3. Ular berbisa melindungi diri
dengan cara mengeluarkan zat beracun (bisa) melalui gigitan contohnya ular
kobra, sementara ular tidak berbisamelindungi diri dengan membelitkan
tubuhnya ke tubuh musuhnya contohnya ular piton.
4. Kalajengking,lebah dan
kelabang menggunakan sengatnya yang beracun untuk melindungi diri dari
musuh.
5. Cumi-cumi melindungi diri dari
musuh dengan cara mengeluarkan cairan hitam seperti tinta ke dalam air sehingga
musuh tidak dapat melihatnya dan cumi-cumi dapat segara melarikan diri.
6. Banteng, kerbau, sapi, kambing, rusa
dan kijang menggunakan tanduknya yang runcing pada saat bertarung dengan
musuh.
7. Walang sangit dapat
mengeluarkan bau yang sangat menyengat untuk mengusir musuhnya.
8. Belalang daun, menggunakan tubuhnya
yang berwarna hijau mirip warna daun sehingga menyulitkan musuh untuk
mengetahui keberadaannya.
9. Kecoak, musang dan kumbang akan
berpura-pura mati jika diserang musuhnya.
10. Harimau, anjing dan
singa menggunakan kuku dan giginya yang tajam untuk menyerang musuhnya.
11. Trenggiling dan luwing akan
menggulungkan tubuhnya seperti bola jika mendapat gangguan dari luar.
12. Siput mempunyai rumah siput
sebagai pelindung diri dari musuhnya dengan cara memasukkan tubuhnya ke dalam
rumahnya.
C. Penyesuaian
Tumbuhan untuk Melindungi Diri dari Musuh.
1. Bambu memiliki rambut-rambut yang
dapat menyebabkan gatal-gatal bila disentuh.
2. Salak,bunga mawar & putri malu
mempunyai duri yang dapat melukai musuh yang mencoba mendekatinya.
3. Pohon nangka, bunga kamboja dan
pohon karet melindungi diri dari ancaman musuhnya dengan mengeluarkan getah
yang dapat menyebabkan hewan sulit bergerak dan dapat merusak kulit.
4. Buah durian memiliki duri yang tajam
sehingga tidak ada hewan yang dapat memangsanya.
5. Buah belimbing yang masih muda
terasa pahit dan sepat sehingga tidak ada hewan yang memakannya.
D. Tumbuhan
Menyesuaikan Diri untuk Kelangsungan Hidupnya
1. Pohon jati, mahoni, kedondong dan
randu menggugurkan daunnya untuk mengurangi penguapan guna menghemat air pada
saat musim kemarau sehingga tumbuhan tidak mengalami kekeringan.
2. Kaktus mnyimpan air dalam batangnya
yang berlapis lilin dan mengubah daunnya menjadi duri sehingga kaktus dapat
mengurangi penguapan dan tidak kekeringan.
3. Teratai memiliki daun berbentuk
lebar dan tipis yang mengakibatkan penguapan air terjadi dengan mudah, selain
itu batang teratai memiliki rongga-rongga udara yang berfungsi membawa oksigen
ke batang dan akar sehingga teratai dapat bernapas walau batang dan akarnya
berada di dalam air.
4. Kantong semar mempunyai daun
berbentuk kantong yang di dalamnya terdapat cairan.
*
Tumbuhan
ini mengeluarkan bau untuk menarik serangga agar mendekat dan pada saat
serangga henggap ditepi kantong akan tergelincir ke dalam kantong sehingga
terperangkap oleh cairan di dalam kantong.
*
Serangga
yang terperangkap menjadi makanan bagi kantong semar.
*
Tumbuhan
pemakan serangga, seperti kantong semar disebut tumbuhan insektivora.
Komentar
Posting Komentar